Makuku Perkuat Posisi Brand Lewat Edukasi Perawatan Kulit Bayi
Makuku perkuat brand lewat edukasi dan inovasi popok bayi untuk mencegah ruam popok dan menjaga kesehatan kulit bayi.
Nikita Willy hadir dalam peluncuran Makuku Slim Luxury Silky berbagi pengalaman merawat kulit bayi.
INFOBRAND.ID, Jakarta – Brand popok bayi Makuku menegaskan komitmennya dalam menghadirkan produk yang mendukung kesehatan kulit bayi melalui edukasi dan inovasi produk. Hal ini tercermin dalam peluncuran Makuku Slim Luxury Silky yang turut menghadirkan aktris sekaligus ibu muda Nikita Willy sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman merawat anak, khususnya dalam mencegah ruam popok.
Dalam kesempatan tersebut, Nikita membagikan pendekatan yang diterapkannya dalam merawat kedua anaknya, Issa Xander Djokosoetono dan Nael Idrissa Djokosoetono. Ia menekankan pentingnya kebiasaan toilet training sejak dini sebagai salah satu cara mengurangi penggunaan popok sepanjang hari. “Pengalaman aku sejak anak-anak umur 2 tahun aku latih toilet training. Setelah minum dan sebelum tidur, anak-anak aku dudukkan di toilet supaya mereka pipis,” kata Nikita Willy dalam acara Makuku Slim Luxury Silky di Jakarta, baru-baru ini.
Menurutnya, strategi tersebut membantu meminimalkan risiko ruam popok karena anak tidak terus-menerus menggunakan popok. Ia menyebutkan bahwa penggunaan popok secara penuh hanya dilakukan saat anak masih di bawah usia dua tahun, sementara setelahnya hanya digunakan pada malam hari. Di sisi lain, pemilihan popok tetap menjadi perhatian utama dalam mendukung kenyamanan dan kesehatan kulit bayi.
“Sebagai ibu, saya menyadari pentingnya memilih popok dengan material yang tepat karena digunakan hampir sepanjang hari. Saya selalu memilih yang bahannya lembut, breathable, dan memiliki daya serap baik agar kulit bayi tetap kering, terhindar dari gesekan, dan tetap nyaman bergerak sehingga membuat saya lebih tenang dalam mendampingi tumbuh kembangnya,” ujar Nikita.
Pendekatan edukatif yang dibawa Makuku juga didukung oleh pandangan medis. Dokter kulit July Iriani Rahardja, SpDVE, MM, FINSDV, menjelaskan bahwa kulit bayi masih dalam tahap perkembangan sehingga lebih rentan terhadap iritasi. Ia menyoroti pentingnya menjaga area popok tetap kering untuk mencegah gangguan kulit.
“Kulit bayi memiliki struktur dan fungsi perlindungan yang belum berkembang secara sempurna, sehingga lebih rentan terhadap berbagai faktor eksternal dan membutuhkan perhatian ekstra dalam perawatan sehari-hari. Salah satu aspek penting adalah menjaga kulit daerah lipatan dan area popok tetap kering, karena kelembaban berlebih merupakan salah satu pemicu utama terjadinya masalah kulit, terutama di area yang tertutup seperti area popok,” kata dr July.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemilihan material popok memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan kulit bayi dalam waktu lama. Material yang lembut dan memiliki sirkulasi udara baik dinilai dapat membantu mengurangi risiko iritasi.
“Material yang lembut dan breathable dapat membantu mengurangi gesekan sekaligus menjaga keseimbangan kulit bayi. Salah satu material alami yang memiliki karakteristik tersebut adalah sutra. Sutra dikenal ringan, halus, memiliki daya serap yang tinggi, serta dapat menjaga sirkulasi udara dengan baik. Karakteristik ini dapat memberikan kenyamanan lebih sekaligus membantu meminimalkan risiko iritasi pada kulit bayi,” ujar dr July.
Dari sisi brand, Sulistyowati menjelaskan bahwa Makuku terus mengembangkan inovasi produk untuk menjawab kebutuhan tersebut. Ia menyebutkan bahwa teknologi menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas popok premium.
“Kulit bayi membutuhkan perlindungan ekstra dari berbagai paparan sehari-hari seperti gesekan dan kelembaban, sementara di sisi lain bayi masa kini juga semakin aktif sehingga membutuhkan popok yang tidak hanya melindungi tetapi juga nyaman dan mampu mengikuti setiap geraknya. Dengan teknologi terbaru SAP thin core technology, popok dapat melindungi dari kebocoran, memiliki daya serap tinggi hingga 12 jam untuk menjaga tetap kering dan mencegah kebocoran,” ujar Sulistyowati.
Melalui kombinasi edukasi, kolaborasi dengan figur publik, serta penguatan inovasi produk, Makuku menempatkan dirinya sebagai brand yang tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga solusi perawatan kulit bayi. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi brand dalam menjawab kebutuhan konsumen yang semakin memperhatikan kualitas dan keamanan produk untuk tumbuh kembang anak.


