SariWangi Milk Tea Siap Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026, Perkuat Popularitas di Era Digital
SariWangi Milk Tea siap raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 berkat strategi digital dan inovasi produk yang relevan dengan konsumen.
SariWangi naungan Savoria Group menjadi peraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori Teh Tarik Kemasan.
INFOBRAND.ID, Jakarta - SariWangi Milk Tea dari PT Savoria Kreasi Rasa akan menjadi salah satu brand yang menerima Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori Teh Tarik Kemasan. Penghargaan ini diberikan kepada brand yang dinilai berhasil membangun popularitas dan engagement yang kuat di ranah digital melalui strategi yang terukur dan berkelanjutan.
Berangkat dari warisan panjang SariWangi sebagai merek teh yang telah hadir sejak tahun 1973, PT Savoria Kreasi Rasa terus mengembangkan inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen modern. Di bawah naungan Savoria Group, bagian dari Djarum Group, perusahaan ini memperkuat portofolio produk minuman dengan menghadirkan varian milk tea instan yang praktis, menggabungkan teh hitam berkualitas dengan krimer susu untuk menghasilkan rasa creamy yang seimbang.
Seiring meningkatnya tren konsumsi milk tea, SariWangi menghadirkan inovasi produk seperti Matcha Latte dan Earl Grey Milk Tea yang menawarkan karakter rasa lebih rich, creamy, dan indulgent. Selain itu, keunggulan produk juga terletak pada penggunaan 100% daun teh asli berkualitas yang menghadirkan cita rasa dan aroma khas yang konsisten.
Dalam perjalanannya, brand ini juga menunjukkan transformasi dari brand heritage menjadi brand yang adaptif di era digital. Irene Limantara, Brand Manager PT Savoria Kreasi Rasa, menjelaskan bahwa SariWangi terus menghadirkan pendekatan komunikasi yang relevan dengan konsumen masa kini. Ia menyampaikan bahwa SariWangi Milk Tea membangun awareness sebagai minuman teh kekinian melalui konten yang lebih fresh dan visual yang menarik.
Lebih lanjut, Irene menuturkan bahwa strategi digital yang diterapkan menggabungkan storytelling yang kuat dengan konten yang dekat dengan gaya hidup konsumen, khususnya generasi muda. “SariWangi menggabungkan storytelling yang kuat dengan konten yang relatable dengan lifestyle Gen Z, seperti ‘daily chill moment’ dan ‘me-time ritual’. Selain itu, kolaborasi dengan KOL serta campaign yang mendorong user-generated content menjadi kunci dalam meningkatkan interaksi,” ujarnya kepada INFOBRAND, Rabu (22/4).
Ia juga menambahkan bahwa distribusi konten yang konsisten di berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, YouTube, serta e-commerce menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan dan menjaga engagement dengan konsumen lintas generasi.
Selain fokus pada penguatan digital, perusahaan juga terus menjaga relevansi dengan memahami perubahan gaya hidup konsumen yang menginginkan produk praktis tanpa mengabaikan kualitas. Inovasi produk menjadi salah satu langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut, sekaligus memperkuat posisi brand di kategori teh tarik kemasan.
Ke depan, PT Savoria Kreasi Rasa akan terus mengembangkan strategi jangka pendek melalui peningkatan trial dan awareness, serta strategi jangka panjang melalui inovasi produk dan penguatan ekosistem digital. Dengan pendekatan ini, SariWangi Milk Tea diharapkan mampu mempertahankan popularitasnya sekaligus memperluas jangkauan konsumen di era digital yang semakin kompetitif.


