WINCheez Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026, Perkuat Popularitas Digital di Kategori Keju
WINCheez siap raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 berkat strategi digital dan kualitas produk keju olahan yang konsisten.
Merek keju WINCheez menjadi peraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dengan kategori Keju.
INFOBRAND.ID, Jakarta - WINCheez, brand keju olahan dari PT Bangun Rasaguna Lestari, akan menjadi salah satu achiever dalam ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori Keju. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan brand dalam membangun popularitas dan interaksi yang kuat di ranah digital melalui strategi yang terukur dan berkelanjutan.
Didirikan pada tahun 2014, PT Bangun Rasaguna Lestari merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi keju cheddar olahan dengan merek WINCheez. Perusahaan ini didukung oleh manajemen dan tim berpengalaman lebih dari 29 tahun di industri keju, serta dilengkapi dengan teknologi modern dan pemilihan bahan baku berkualitas tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan dalam menghadirkan produk keju yang tidak hanya sesuai kebutuhan pelanggan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Direktur PT Bangun Rasaguna Lestari, Nakim Hardja, menjelaskan bahwa perusahaan terus berupaya menghadirkan produk dengan kualitas yang konsisten. Ia menyampaikan bahwa pengalaman panjang dan dukungan teknologi menjadi fondasi dalam menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
“Keju WINCheez berkomitmen menjadi mitra terpercaya ikut serta membangun dan berkontribusi dalam meningkatkan gizi yang lebih baik lagi untuk negeri ini,” ujar Nakim kepada INFOBRAND, Selasa (21/4).
Dari sisi produk, WINCheez menghadirkan beragam varian keju cheddar olahan yang dirancang untuk kebutuhan rumah tangga hingga pelaku usaha kuliner. Varian cheddar premium memiliki kandungan keju dan susu lebih tinggi serta menggunakan bahan baku susu dari Selandia Baru, dilengkapi kandungan vitamin A, D, dan E serta kalsium.
Sementara itu, varian cheddar gold dikenal dengan rasa gurih, hasil panggangan golden brown tanpa mudah gosong, serta tekstur parutan yang panjang dan tidak mudah putus. Selain itu, tersedia pula varian spreadable dengan tekstur lembut dan creamy, serta cheese sauce dengan cita rasa khas yang memperkaya sajian kuliner.
Dalam perjalanan membangun popularitas digital, WINCheez mengandalkan berbagai strategi berbasis data dan konten. Nakim menjelaskan bahwa optimalisasi SEO dan SEM menjadi langkah utama agar brand mudah ditemukan di mesin pencari, sekaligus memperkuat visibilitas di internet. Selain itu, pengembangan konten kreatif di media sosial, kolaborasi dengan influencer, serta pemanfaatan data untuk penargetan audiens menjadi bagian penting dalam meningkatkan engagement.
Ia juga menambahkan bahwa strategi utama yang dijalankan meliputi penggunaan konten visual yang menarik, kolaborasi dengan influencer, serta pemanfaatan iklan berbayar dan optimasi mesin pencari untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Pendekatan ini memungkinkan brand membangun komunikasi dua arah dengan konsumen sekaligus memperkuat citra brand secara konsisten di berbagai platform digital.
Di luar strategi digital, faktor lain yang menjaga relevansi WINCheez adalah hubungan emosional yang dibangun dengan konsumen serta konsistensi dalam menjaga kualitas produk dan pengalaman penggunaan. Perusahaan juga menerapkan strategi jangka pendek untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan, serta strategi jangka panjang yang berfokus pada loyalitas pelanggan dan penguatan ekuitas merek.
Melalui berbagai upaya tersebut, WINCheez menunjukkan konsistensinya dalam membangun popularitas digital yang kuat di kategori keju olahan. Keikutsertaan dalam Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus memperkuat strategi digital sekaligus mempertahankan relevansi di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.


